Kamis, 07 Mei 2009

TELEKOMUNIKASI

Terminal untuk Data
Sesuai dengan namanya maka informasi yang dikirimkan berupa data-data. Data-data ini dapat berupa tulisan, grafik maupun gambar-gambar. Pada terminal untuk data, informasi yang dikirimkan akan diproses atau diolah sehingga akan diterima oleh terminal yang dituju adalah hasil dari pengolahan atau pemrosesan informasi. Pusat pengolahan data dapat disebut juga dengan komputer. Konfigurasinya dapat terlihat sebagai berikut:



Blok diagram tersebut dapat diperinci lagi, dimana komputer itu terdiri dari bagian-bagian lainnya, seperti dibawah ini:

• Main Storage adalah suatu ingatan utama yaitu untuk menyimpan segala macam informasi yang diperlukan untuk mengolah data.
• Ingatan utama ini dapat dibantu oleh ingatan tambahan yang disebut dengan auxiliary storage, dan ini dapat berupa pita magnetik, piringan (disk) dan sebagainya.
• CPU adalah otak dari sistem komputer ini, yaitu suatu alat yang menghitung dan memproses informasi yang masuk maupun yang disimpan dalam storage yang disebut diatas.
• Control Unit adalah suatu unit untuk mengatur atau mengendalikan urutan tugas didalam sistem ini.
• Input/Output ini adalah yang disebut sebagai terminal dari data. Ss

Ada apa dengan pengantar sistem telekomunikasi
Kepikiran sekarang dapet mata kuliah yang namanya pengantar sistem telekomunikasi.Enjoy banget  kalo lagi kuliah ini kenapa???? karena aku jadi menemukan sebuah ungkapan tentang kehidupan kita yang ternyata mirip ama pelajaran sistel.Istilah2nya itu pas buat ngambarin hidup kita(menurutku).Ternya ilmu dunia dan AL-QUR’AN itu sejalan.
ini dia kata2 yang saya dapatkan
Pertama kali saya kuliah pengantar sistel ini,saya masih belum ada gmabran kuliah apaan nich??? tapi saya tetap optimis nanti saya pasti akan mendapatkan manfaatnya.Nah  untuk kuliah selanjutnya saya kenalan sama yang namanya sinyal,terminal,catu daya,dll.Ternyata itu komponen penting dalam  sistel.Penting juga dalam sistel hidup kita.
Hikmah pertama:
Manusia ini layaknya seperti sinyal,dapat berupa sinyal analog jika kita belum mau menceburkan diri dalam syariat islam.Karena sinyal analog itu sinyal yang jelek,gampang kena distorsi dan gangguan,kapasitasnya besar kalau ditransmisikan.Kalau mau ditrasmisikan pun harus semuanya ga bisa dipotong-potong tu kan boros banget.Nah analoginya kita akan menjadi jelek,gampang terkena distorsi dari kehidupan dunia yang makin gila ini serta kita bakal jadi orang yang sulit mencerna makna hidup ini jadi gampang frustasi,putus asa dll,kita jadi boros tenaga karna ga tau arah hidup kita.KEDUA kita akan jadi sinyal digital jika dah mau menceburkan diri dalam islam.Dalam sinyal digital kita mengenal salah satunya bilangan biner yaitu 1 dan 0,kalau ga 1 ya 0 he…he… trus analoginya kalu kita dan tau aturan dalam islam kita juga hanya mengenal 2 yaitu dosa dan pahala kalau dosa dapet point 0 kalau pahal itu poitnya 1(bukan kalo kitapengen pahala dapet 1 tapi kita dapet nilai plus 1 dari Allah).Next …setelah berubah menjadi sinyal digital kita akn lebih tahan terhadap gangguan,mudah ditransmisikan,kualitasnya pun juga lebih bagus karna mampu membawa data yng berkpasitas besar.Semoga ga binggung yahhhhh……..
Hubungannya dengan kita nech setelah terpoles dengan islam(bukankah celupan warna dari Allah itu lebih baik…di Al-Quran tp saya lupa ayat apa) kita jadi lebih tahan terhadap distorsi gemerlap dunia,jadi lebih berkualitas dalam hal pikiran,tindakan,ucapan,sikap dll karena kita dibimbing langsung oleh Allah.Semakin dekatnya kita kepada Allah maka kapasitas diri kita akan meningkat,kita akan siap menjadi pemimpin di muka bumi ini karena kita adalah wakil Allah(Maha yang pualilllnngggggggggggggggggg kita cintai dari apapun) siap mengemban amanah besar dan tentunya dengan masalah yang besar pula.Karena kita dah jadi sinyal digital maka salah satu kelebihanyya bisa disampling trus di kuantisasi,intinya kita bisa mulai membagi kebaikan nech dengan orang lain menshare ilmu kita…trus kita akan tau dimana letak level iman kita(kuantisasi)..
TO BE CONTINUE…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar